manfaat besunat atau sirkumsisi yang sangat baik buat kesehatan

Mungkin karena tradisi, sunat dianggap biasa dan sesuai dengan ajaran agama. Padahal saat ini sunat tidak hanya lagi dipandang sebagai suatu kewajiban agama yang dianutnya, namun lebih karena sebagian besar pria telah sadar bahwa sunat baik bagi kesehatan.

manfaat besunat baik bagi kesehatan



Meski jamak dilakukan, tetapi ketika seorang pria dewasa mendadak diharuskan sunat oleh dokter, tentulah hatinya gentar. Apalagi bila ia tidak merasa punya keluhan atau ada yang aneh pada mr-p nya.

sunat di usia dewasa tidak melulu berdasarkan dalil agama saja, tapi sunat juga dilakukan dengan alasan kesehatan. Seperti pada penderita phimosis atau penyempitan kulit pada mr-p bagian atas. Penyempitan yang terjadi akibat kotoran dan infeksi yang berulang pada mr-p itu.

Jika penyempitan ini tidak segera diatasi, dapat menggangu aktivitas seksual pria tersebut. Pasalnya, hal itu menimbulkan rasa sakit pada pria saat berhubungan intim, sehingga dia merasa tidak nyaman. Tidak jarang pria yang terkena penyempitan kulit kulup mr-p ini juga menjadi tidak percaya diri dan malu, karena dia merasa tidak bisa memuaskan pasangannya.


Dengan melakukan sunat, penyempitan kulup mr-p tersebut dapat dihindari. Selain itu, secara medis sangat menguntungkan. Banyak penyakit yang dapat dihindarkan dengan sirkumsisi, misalnya phimosis, paraphimosis, candidiasis, tumor ganas dan praganas, pada daerah kelamin pria.

Pria yang disunat lebih higienis, pada masa tua lebih mudah merawat bagian tersebut, dan secara seksualitas lebih menguntungkan seperti lebih bersih, tidak mudah lecet/iritasi, dan juga terhindar dari ejakulasi dini. Keuntungan lainnya adalah mencegah penumpukan smegma, yaitu zat lengket, berwama putih yang sering berbau tidak sedap yang berasal dari lemak yang diproduksi tubuh yang bercampur bakteri dan sisa-sisa urine.

Sunat juga dapat mengurangi sisa-sisa kotoran yang ada di sekitar kepala mr-p dan lipatan kulit yang agak sempit. kotoran smegma pada mr-p tidak berbahaya bagi pria, namun smegma itu dapat menjadi bahaya bagi wanita yang melakukan hubungan dengan pria tersebut.

Berdasarkan data dalam sebuah jurnal kesehatan, menyebutkan kotoran smegma yang berwarna putih susu pada mr-p tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada rahim pasangannya. Pasalnya kotoran itu dapat merangsang terjadinya radang dan infeksi pada mulut rahim. Bahkan, ketika infeksi tersebut dibiarkan dapat menyebabkan kanker mulut rahim.

Dengan disunat, kebersihan mr-p lebih mudah dijaga. Apalagi saat ini sunat hampir tidak mengeluarkan darah dan lukanya mudah sembuh. “Sunat merupakan operasi kecil yang bertujuan membuka kulup sehingga kepala mr-p ada dalam keadaan terbuka. Cara melakukan sirkumsisi ada beberapa cara, di antaranya dipotong dengan gunting atau pisau, sunat dengan pemotongan listrik, diklip dengan plastik, dan sunat laser.

Beberapa waktu belakangan ini, sunat laser lebih banyak dipilih kaum pria karena tidak terlalu sakit, sedikit pendarahan, dan luka bekas sayatan cepat kering. Sunat dengan laser adalah tehnik baru yang pemotongannya dilakukan dengan menggunakan sinar laser. Oleh karena itu pendarahan yang biasanya banyak terjadi pada orang dewasa karena telah banyaknya pembuluh darah di mr-p, menjadi sangat berkurang, bahkan nyaris tidak ada.

Selain itu, luka pemotongan menjadi lebih cepat kering dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi lebih lanjut. Karena luka yang cepat kering itulah, maka penyembuhannya tentu akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan tehnik konvensional yang memakai gunting atau pisau bedah.

Dengan kata lain, dengan melakukan sunat memakai laser tidak perlu mengganggu aktivitas seperti bekerja dan bersekolah karena pendarahan yang ditakutkan kecil kemungkinannya terjadi. Tehnik ini diawali dengan memakai bius lokal, yaitu dengan memberikan suntikan seperti sunat konvensional lainnya, Jadi praktis nyeri yang terjadi hanya pada saat disuntik.

No comments:

Post a Comment

Template by DSM